Malang — Menjelang perayaan Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026, Forkopimda Kota Malang turun langsung ke lapangan untuk memastikan seluruh rangkaian persiapan berjalan optimal. Kegiatan pemantauan dilaksanakan pada Rabu (24/12/2025) sore, menyasar sejumlah pos pelayanan terpadu serta tempat ibadah di wilayah Kota Malang.
Rombongan Forkopimda dipimpin langsung oleh Wali Kota Malang Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM, didampingi Wakil Wali Kota Ali Muthohirin, serta diikuti unsur TNI, Polri, DPRD, Kejaksaan, dan jajaran OPD Kota Malang. Dari unsur TNI, Korem 083/Baladhika Jaya diwakili oleh Kasrem 083/Bdj Letkol Inf Rahmat Cahyo Dinarso, S.Hub.Int., M.M., bersama Dandim 0833/Kota Malang.
Pemantauan diawali dari Pos Pelayanan Polresta di Jalan Trunojoyo, kemudian dilanjutkan ke sejumlah gereja, di antaranya Gereja GBI Betlehem Jalan Panglima Sudirman, GPPS Anugerah Jalan Sunandar Priyo, Gereja Katolik St. Albertus Detrapani Jalan Ahmad Yani, serta Gereja Katolik St. Perawan Maria dari Gunung Karmel di Jalan Ijen. Rombongan juga meninjau Pos Pelayanan Terpadu di kawasan Jalan Ijen.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam memastikan umat Kristiani dapat menjalankan ibadah Natal dengan rasa aman dan nyaman, sekaligus menjamin kesiapan pelayanan publik selama momentum pergantian tahun.
Pada kesempatan yang berbeda, Komandan Korem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Kohir menegaskan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas dan kenyamanan masyarakat pada momen besar seperti Natal dan Tahun Baru.
“Pemantauan ini merupakan bentuk tanggung jawab bersama Forkopimda. TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh unsur terkait bersinergi untuk memastikan seluruh masyarakat, khususnya umat Kristiani, dapat beribadah dengan khidmat serta masyarakat umum merasa terlindungi dalam aktivitasnya,” tegas Danrem.
Menurutnya, pengamanan dan pelayanan bukan semata soal pengaturan personel, tetapi juga tentang membangun rasa saling menghormati dan toleransi antarumat beragama. “Kota Malang adalah kota yang majemuk. Menjaga keharmonisan dan kebersamaan adalah tanggung jawab kita bersama,” tambahnya.
Melalui pemantauan langsung ini, Forkopimda Kota Malang ingin memastikan setiap titik pelayanan dan tempat ibadah siap secara personel, sarana, maupun koordinasi, sehingga perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dapat berlangsung dengan penuh ketenangan dan rasa kebersamaan.(Penrem083)
